Memimpin sebuah perusahaan menengah tidak semudah yang kita bayangkan, apalagi memimpin sebuah perusahaan besar dan sebuah pemerintahan atau negara kepulauan yang luas seperti Indonesia. Perkataan “tidaklah semudah yang kita bayangkan” bukan berarti sulit, tetapi mengandung arti “tidaklah sesederhana yang kita bayangkan”.
Memimpin sebuah perusahaan atau negara harus memiliki ke-empat elemen yang memberikan fungsi penting, secara garis besar yaitu: konseptor, komunikator, administrator dan eksekutor. Fungsi fungsi lain hanyalah fungsi turunan dari ke-empat fungsi yang akan kita bahas di bawah ini.

Konseptor
(President, President Direktur, CEO):
Konseptor adalah seseorang atau sekumpulan orang yang memiliki gagasan atau ide untuk melakukan sesuatu. Pemikiran, gagasan atau ide tersebut belum tentu memiliki nilai sosial, usaha, moneter ataupun keberhasilan dan masih harus di realisasikan lebih lanjut.
Komunikator
(President, President Direktur, CEO, Direktur, Menteri):
Komunikator adalah seseorang atausekelompok orang yang mengerti sebuah misi dan visi yang diberikan oleh konseptor, menyusun, mengatur dan menyampaikan pesan pesan yang ingin di sampaikan dengan sudut pandang (perspektif) yang baik.
Administrator
(Kepala Divisi, Manager, Regional Area Manager):
Administrator adalah seseorang atau sekelompok orang yang meneruskan ide dari konseptor dan di kemas dalam system kerja (mekanisme kerja) yang efisien. Dalam hal ini biasanya di tuangkan dalam prosedural kerja, baik berupa SOP (Standard Operational Procedure) ataupun dalam system kerja ITP (Information Technological Procurement) yang efisien dan efektif.
Eksekutor
(Sales Manager, Sales, Staff, Aparat):
Eksekutor adalah seseorang atau sekelompok orang yang mengambil dan mengerti gagasan dan ide dari konseptor dan melakukan eksekusi sesuai dengan prosedur dari system kerja yang diberikan oleh administrator.
Pentingnya fungsi dari ke-empat elemen ini:
Tanpa adanya ke-empat elemen yang memberikan fungsi penting seperti: Konseptor, Komunikator, Administrator dan Eksekutor yang bekerja dengan baik, sebuah perusahaan dan pemerintahan tidak akan bekerja dengan baik.
Struktur Logika (Logical Structural):
Logical Fallacy adalah kesalahan struktur logika dalam menempatkan struktur langkah atau kerangka kerja (incorrect logical sequence). Apa saja yang menjadi logical fallacy dalam sebuah perusahaan atau pemerintahan?
- Konseptor
Konseptor harus memiliki pengalaman sebagai eksekutor. Tanpa adanya pengalaman sebagai eksekutor seorang konseptor tidak akan dapat mengerti jalannya sebuah mekanisme pasar (atau kemauan dan kebutuhan rakyat) sehingga apapun yang di konsepkan akan memiliki cacat konsep, komunikasi, adminstrasi dan eksekusi. - Komunikator
Seorang komunikator harus dapat menangkap seluruh isi, arti dan tujuan dari sebuah gagasan, ide, visi dan misi dari sebuah konsep. Tanpa pengertian tersebut, maka komunikator tidak akan efektif dalam menyampaikan gagasan, ide, visi dan misi dari sebuah konsep. Sebaiknya seorang konseptor juga memiliki ketrampilan sebagai komunikator yang handal dan efektif dalam menyampaikan pesan, visi atau misi. Tetapi sayangnya tidak semua orang memiliki paket ganda konseptor dan komunikator. - Administrator
Seorang administrator harus dapat menangkap sebuah gagasan, ide, visi dan misi dari seorang konseptor atau komunikator dan menuangkannya dalam sebuah system kerja (mekanisme kerja) yang efektif, efisien dan aman prosedural. - Eksekutor
Tenpa seorang eksekutor di kapangan, sebuah gagasan, ide, visi dan misi yang paling cemerkang pun tidak akan ada artinya. Seorang eksekutor harus mampu melaksanakan dan mengimplementasikan sebuah gagasan, ide, visi dan misi yang sudah di di susun secara sistematik oleh administrator.
Kesalahan Struktur Logika (Logical Fallacy):
Kesalahan struktur logika dapat terjadi bila salah satu fungsi dari ke-empat elemen ini tidak bekerja dengan baik (tidak efektif). Bisa kita bayangkan jika seorang konseptor yang tidak memiliki pengalaman sebagai eksekutor tetapi memiliki gagasan, ide, visi dan misi yang di dukung dengan keuangan yang kuat, tentunya investasi yang dikeluarkan akan sia sia. Bagaimana jika seorang komunikator tidak dapat menyampaikan gagasan, ide, visi dan misi dengan baik dan efektif. Komunikasi yang tidak efektif tentunya tidak dapat di tangkap dengan sempurna oleh seorang administrator
Komunikasi Progresif dan Regresif (Progressive and Regressive Communication)
Jika seorang konseptor tidak banyak memiliki pengalaman sebagai eksekutor, baiklah ia mendengarkan dan banyak belajar dari para eksekutor. Jika seorang konseptor yang berpengalaman sebagai eksekutor baiklah ia membangun sebuah system kerja yang baik, efisien dan efektif agar eksekutor eksekutor lain yang kurang berkpengalaman dapat bekerja lebih baik secara prosedural yang efisien dan efektif.
Saya pribadi setuju dengan Presiden SBY bahwa membangung kepemerintahan yang bersih dapat berarti gagasan, ide, visi dan misi yang di inginkan dapat di komunikasikan, administrasikan dan di eksekusikan (sosialisasikan) dengan baik. Saya harap siapapun kelak yang menjadi presiden Indonesia yang akan menggantikan Presiden SBY di tahun 2014 mengerti akan pentingnya ke-empat fungsi elemen: konseptor, komunikator, administrator dan eksekutor.





menarik, memang terkadang kita melupakannya. Terima kasih……..
Link | July 15th, 2009 at 19:53