Jul
14
2009

Berhemat untuk berinvestasi atau berinvestasi untuk berhemat? Ayam atau Telur?

Ayam atau telur? atau Berhemat untuk berinvestasi atau berinvestasi untuk berhemat? adalah pertanyaan klasik dalam melakukan suatu ide atau gagasan baik secara sosial ataupun ekonomi. Jika kita mulai dari “ayam” dulu maka kita di haruskan melakukan investasi terlebih dahulu, tetapi jika kita memilih “telur” maka kita harus melakukan penghematan dahulu. Yang mana yang lebih menguntungkan atau yang mendatangkan nilai ekonomis yang lebih besar? Ayam atau telur?

chicken-or-eggMenilik suatu tujuan (goal setting approach)

“The end justifies the mean” atau tujuan mengalahkan cara, boleh boleh saja asalkan kita harus benar benar yakin bahwa tujuan yang kita inginkan harus pasti tercapai. Jika masih banyak hasil yang memberikan “kemungkinan” atau “iffy” maka tujuan mengalahkan cara harus kita tilik kembali.

Bagaimanakah kita menilai suatu cara untuk mencapai tujuan? Apakah kita harus mulai dari ayam (investasi) atau telur (berhemat)? Untuk pengusaha kawakan, penilaian tersebut selalu dimulai dari analisa resiko (risk vs reward). Tapi sayangnya untuk seroang pengusaha yang spekulatif, gengsi atau ego lebih berperan dalam melakukan suatu pertimbangan.

Analisa Tabel Keuntungan dan Kerugian (Profit and Lost Matrix Analysis)

Tindakan Proyeksi Hasil Keuntungan Jika tidak berhasil dan menjadi KERUGIAN Apakah resiko KERUGIAN bisa di terima?
Apakah dengan proyeksi kerugian tersebut, perusahaan masih bisa berjalan dengan baik?
Tanpa Modal Rp XXX,- Rp XXX,-
Ya
Tidak
Modal sejumlah Rp XXX ,- Rp XXX,- Rp XXX,-
Ya
Tidak
Tambahan modal sejumlah Rp XXX,- Rp XXX,- Rp XXX,-
Ya
Tidak

Fenomena penghematan energi

Tepatnya pada tahun 2008 kami menjalankan sebuah pemasaran dan penjualan “intelligent motor controller” dengan merek Powerboss Integra (Tarif Dasar Listrik Naik? Bagaimana cara kami berhemat untuk konsumsi listrik di Escalator, Travelator dan Conveyor kami? dan Efficiency in Action! Tindakan efisiensi yang EFEKTIF! PowerBoss Integra).

Dari 100 perusahaam besar yang kami tawarkan, hanya sekitar 10% yang berinvestasi untuk penghematan, walaupun dalam uji-coba Powerboss Integra banyak yang telah membuktikan penghematan hingga 40% dengan ROI (Return on Investment) kurang dari 2 tahun. Lalu apa yang menghambat pemasaran dan penjualan Powerboss Integra ini? Baiknya kita melihat Analisa Tabel Keuntungan dan Kerugian dari kacamata perusahaan perusahaan besar yang pernah kami tawarkan berikut ini.

Tindakan Proyeksi Hasil Keuntungan Keuntungan saat ini dalam keadaan krisis global dikurang dengan biaya operasional Apakah resiko KERUGIAN bisa di terima?
Biaya operasional saat ini tanpa investasi penghematan (A) Rp XXX,- Rp XXX,- (C)
Ya
Tidak
Biaya operasional dan pembelian Powerboss Integra sejumlah Rp XXX ,- (B) Rp XXX,- Rp XXX,- (D)
Ya
Tidak
Grand Total
Rp XXX,- Jika (A) – (B) = + (cash flow positive) atau lebih besar dari pada (C)
Ya
Rp XXX,- Jika (A) – (B) = – + (cash flow negative) atau lebih kecil dari pada (C)
Tidak

Berhemat untuk berinvestasi atau berinvestasi untuk berhemat? Ayam atau Telur? Lakukan analisa anda berdasarkan logika dan penghitungan tabel. Hitung untung ruginya.

Share and Enjoy:
  • Print
  • email
  • Facebook
  • Google Bookmarks
  • StumbleUpon
  • Digg
  • del.icio.us
  • Yahoo! Bookmarks
  • LinkedIn
  • Twitter
  • MySpace
  • Blogosphere News
  • NewsVine
  • Yahoo! Buzz
  • Mixx
  • Live
  • RSS

tags: , , , , , , ,
posted in Uncategorized by admin

Follow comments via the RSS Feed | Leave a comment | Trackback URL

Leave Your Comment

 
Powered by Wordpress and MySQL. Theme by openark.org